WarungKit AI

AI yang ngerti bisnis lo. Bukan cuma prompt lo.

AI yang berguna untuk bisnis tidak cukup hanya pintar menjawab. Ia perlu tahu apa yang sedang terjadi: pelanggan, pesanan, proyek, tagihan, stok, dan hal yang belum sempat kamu tindak lanjuti.

Sedang dikembangkan bertahap di atas fondasi WarungKit.

18

Pesanan aktif

4

Tagihan tertunda

7

Perlu ditindaklanjuti

3

Tenggat dekat

WarungKit AI

Yang perlu perhatianmu minggu ini

4 tagihan sudah lewat jatuh tempo. Bereskan dulu sebelum ambil terlalu banyak pekerjaan baru.

7 calon pembeli sempat tertarik tapi belum lanjut. Ini waktu yang pas buat follow-up.

Beberapa stok mulai menipis. Cek sebelum buka batch berikutnya.

Bedanya di konteks

AI biasa mulai dari pertanyaanmu. WarungKit AI mulai dari bisnismu.

AI generik

Konteksnya datang dari kamu.

Ceritakan bisnismu.

Berikan kondisi terbarunya.

Tambahkan data yang relevan.

Baru AI punya konteks untuk menjawab.

WarungKit AI

Makin banyak bisnis berjalan di WarungKit, makin sedikit yang perlu dijelaskan dari awal.

Pesanan, pelanggan, dan status kerja sudah punya tempat.
Tagihan, stok, dan tenggat bisa terbaca sebagai sinyal.
Yang perlu perhatian bisa muncul tanpa kamu mulai dari nol.

Yang berubah

Bukan cuma menjawab. Bantu lihat apa yang perlu dikerjakan.

Pagi ini harus ngapain?

Mulai hari tanpa bongkar satu-satu apa yang kelewat kemarin.

Siapa yang belum ditindaklanjuti?

Calon pembeli, pelanggan, pesanan, atau tagihan yang mulai kelewat bisa lebih mudah terlihat.

Apa yang mulai bermasalah?

Stok menipis, tenggat dekat, pekerjaan menumpuk, atau aktivitas yang tidak biasa bisa jadi sinyal awal.

Apa langkah berikutnya?

Saat konteks bisnis makin lengkap, AI bisa membantu membaca prioritas yang lebih masuk akal.

Tanpa prompt engineering

Nggak perlu jago ngomong sama AI.

Jalankan bisnismu seperti biasa. WarungKit yang bekerja dengan konteks di baliknya.

Tidak perlu berburu prompt.
Tidak perlu menjelaskan bisnis dari nol berulang-ulang.
Tidak perlu paham model, token, atau rangkaian workflow AI.

Kenapa WarungKit bisa

AI-nya berguna karena bisnisnya berjalan di tempat yang sama.

AI bukan fitur tempelan. Nilainya muncul saat halaman, pelanggan, pekerjaan, dan catatan bisnis mulai membentuk konteks yang bisa dibaca.

1

Bisnismu tampil

Website, penawaran, katalog, atau halaman rekomendasi.

2

Bisnismu berjalan

Pelanggan, pesanan, proyek, tagihan, stok, dan tindak lanjut.

3

Konteks mulai terbentuk

Pola kerja, hal yang tertunda, dan sinyal yang mulai penting.

4

WarungKit AI

Ringkasan, sinyal, rekomendasi, dan langkah berikutnya.

Sedang dikembangkan bertahap

Makin jalan bisnismu, makin banyak yang bisa dipahami.

Hari ini WarungKit membangun tempat bisnismu tampil dan bekerja. Saat aktivitas itu mulai terkumpul, AI menjadi lapisan berikutnya: membaca konteks, menemukan yang terlewat, dan membantu menentukan langkah selanjutnya.